RSS

Jokowi Presiden Republik Indonesia 2014 – 2019

17 Mar

Jokowidodo        Jokowidodo atau sering disapa Pak Jokowi ini adalah Gubernur DKI Jakarta. Beliau berangkat dari Solo sebagai Walikota yang telah memenangkan selama 2 periode. Pak Jokowi kerap menunjukan sifat kepemimpinannya yang khas dengan cara terjun langsung ke tengah masyarakat sehingga mendapatkan ruang di hati  masyarakat.

14 Maret 2014 kemarin Pak Jokowi mendapat mandat dari Mantan Presiden Ibu Megawati Soekarno Putri mewakili PDIP dan masyarakat Indonesia untuk maju sebagai RI 1 periode 2014 – 2019. Berita ini tentu saja membuat kebakaran jenggot partai- partai lain terutama capres- capres lain yang sudah pasti kalah pamor. Belum lagi politisi- politisi busuk yang sudah ketakutan akan adanya pemerintahan yang bersih, jujur dan merakyat karena selama ini popularitas Jokowi yang telah tersebar dari sabang sampai merauke jelas bukan suatu bentuk pencitraan semata, setiap kerja dan langkah yang dilaksanakan selalu transparan, tanggung jawab dan menghindari praktek- praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Salah satu serangan dari partai lain seperti :

            “Jokowi tidak bertanggung jawab karena mengikari janjinya dalam pemulihan Jakarta?”

        Menurut pendapat saya, sebenarnya ini bukan menghindari masalah, justru beliau mendapat mandat yang lebih besar untuk memperbaiki negara, bukan lagi sebuah kota! Tentu ini adalah tugas yang berat… Seorang Gubernur masih selalu mendapat gangguan dari atasan- atasan seperti DPR dan lainnya, sehingga otomatis pekerjaan yang Beliau lakukan selalu terhambat… Coba kalau Beliau sudah jadi President, siapa yang berani menghalangi kebijakan- kebijakannya untuk memperbaiki bangsa dan negara Indonesia?? Disamping itu Bapak Basuki (Ahok) adalah sosok pemimpin yang tegas dan bertanggung jawab, Jakarta akan lebih baik jika dipimpin Pak Ahok dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi…

#orapopo

Sebuah ramalan yang terkenal dan melegenda yang mejadi kepercayaan tanah jawa, Joyoboyo pun menyebutkan sebuah lirik yang berusia ribuan tahun yang mengarah kepada Jokowi, begini bunyinya :

  • Selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun . Tutup tahun 2012 adalah pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Tutup tahun setelah jaman kalabendu atau jaman edan. Tahun dimana Joko Widodo dan Ahok memenangi pilgub dengan kemenangan yang dramatis dan fenomenal.
  • Akan ada dewa tampil berbadan manusia berparas seperti Batara Kresna berwatak seperti Baladewa bersenjata trisula wedha. Sampai saat ini banyak pengagum Jokowi yang begitu mencintainya bahkan menganggapnya manusia setengah dewa. Senjata andalannya adalah jujur, bersih dan merakyat.
  • Tanda datangnya perubahan zaman orang pinjam mengembalikan, orang berhutang membayar hutang, nyawa bayar nyawa, hutang malu dibayar malu. Ia adalah sebuah tanda yang jelas. Pergeseran dan perubahan jaman yang nyata dimulai dari tertangkapnya tersangka kasus korupsi dalam skala yang besar oleh KPK. Siapa yang melawan Jokowi akan kena batunya sendiri.
  • Asalnya dari kaki Gunung Lawu sebelah timurnya bengawan. Asal Jokowi adalah dari solo atau sisi bengawan solo. Apa benar? Wallahu A’lam
  • Banyak suara aneh tanpa rupa, pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar, tak kelihatan, tak berbentuk. Setelah lahirnya Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta maka detik itu pula mulai terasa sebuah kekuatan yang entah dari mana asalnya, seolah-olah seperti tentara dari langit yang bahu-membahu membantu kinerjanya.
  • Jika berperang tanpa pasukan sakti mandraguna tanpa azimat. Ia seakan bekerja sendiri, berperang sendiri, blusukan sendiri tanpa pasukan, kecuali pasukan yang tak terlihat. Namun kesendiriannya tidak melunturkan kesaktiannya.
  • Bergelar pangeran perang, kelihatan berpakaian kurang pantas namun dapat mengatasi keruwetan orang banyak. Dialah sosok pemimpin sederhana yang berpakaian apa adanya namun disitulah dia mampu mengurai keruwetan.
  • Ludahnya ludah api sabdanya sakti (terbukti). Sederhana namun tegas luar biasa. Heran seribu heran semua patuh tunduk dengan perintahnya.
  • Yang membantah pasti mati. Ingat Foke, Rhoma mereka dan beberapa tokoh lainnya? Mereka terkena batunya dikarenakan menkritik Jokowi. Bahkan ada wakil DPRD yang sedikit saja menghujat kinerja Jokowi, ia jadi bahan cacian orang. Seperti tidak rela Sang Pemimpin di hujat. Ada juga seorang wartawan yang menyudutkan Jokowi mengenai banjir jakarta, dalam waktu sekejap sang reporter mendapat ribuan hujatan lewat social media. Sebuah kecintaan kepada pemimpin yang kadang kala diluar logika. Sebuah kecintaan kepada pemimpin yang baru kali pertama ada di Indonesia
  • Orang tua, muda maupun bayi orang yang tidak berdaya minta apa saja pasti terpenuhi. Nenek-nenek minta ongkos, ibu-ibu, tukang bajaj dan banyak yang lainnya telah membuktikan magic Jokowi. Semua dilayani dengan tulus hati. Semua dikasihi tak terkecuali
  • Menyerang tanpa pasukan bila menang tak menghina yang lain. Jokowi menang dan menang terus. Siapa yang menghambat kena getahnya. Rakyat ada dibelakangnya. Tetapi kemenangan yang selalu ada dipihaknya tidak serta merta membuatnya angkuh. Tetap menghormati dan menghargai lawan
  • Rakyat bersuka ria karena keadilan Yang Kuasa telah tiba, raja menyembah rakyat. Baru saat ini harapan yang melambung tinggi dikalungkan dipundaknya. Seorang pemimpin yang mengajak melayani rakyat dengan sebenar-benarnya.
  • Garis sabdanya tidak akan lama beruntunglah bagi yang yakin dan percaya serta menaati sabdanya, tidak mau dihormati orang se tanah Jawa tetapi hanya memilih beberapa saja. Karena ia tidak akan lama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Bisa jadi hanya 2 tahun namun sudah berhasil mengurai benang kusut Jakarta. Naik level ke tingkat berikutnya Raja bagi Sebuah Bangsa yakni Indonesia.

Kalau ini diambil dari kitab Musasar karangan Jayabaya :

….”pada suatu masa nanti bekas kerajaan Majapahit akan lebih adil dan makmur apabila dipimpin oleh anak yang lahir di dekat Gunung Lawu. Rumahnya pinggir sungai. Masa kecilnya susah, dan tukang mencari kayu. Badannya kurus seperti Kresna. Wataknya keras kepala seperti Baladewa. Kalau memakai baju tidak pantas. Ada tahi lalat di pipit kanannya dan mempunyai pasukan yang tidak kelihatan….”

Pilihan anda akan menentukan nasib anda semua selama 5 tahun kedepan, berpikirlah yang jernih, bersih, dan pintar… jangan terus mengulang kesalahan yang sama terus… sudah saatnya kita berubah dan menentukan nasib kita sendiri di bawah pemerintahan yang bersih, aman dan demokrasi…

jokowi 2014

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 17, 2014 inci Life, Tokoh, Uncategorized

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

5 responses to “Jokowi Presiden Republik Indonesia 2014 – 2019

  1. Anonim

    Juni 30, 2014 at 9:16 pm

    aneh pake ramalan segala, meramal itu perbuatan setan, apakah anda termasuk diantaranya?

    Suka

     
    • Anonim

      Juli 10, 2014 at 4:01 am

      Mr Anonymous jangan menghina dong, dia bukan setan tapi iblis, wakakakak…

      Suka

       
      • Semmy

        September 24, 2014 at 1:22 pm

        Terbukti benar prediksi suhu … 🙂

        Suka

         
  2. sety4budi

    April 16, 2014 at 5:08 am

    Siapapun presidennya semoga sektor swasta smakin d perhatikan ya pak? 🙂

    Suka

     

Let's discuss with another...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: